Terjemah Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah & Biografi Singkat KH. M. Hasyim Asy’ari

TESTIMONI

“Pemikiran Kiai Hasyim dalam paham keagamaan terlihat dari pembelaannya terhadap cara beragama dengan sistem bermazhab. Inilah pandangan Kiai Hasyim yang terkait erat dengan sikap beragama mayoritas kaum muslimin yang disebut sebagai Ahlus Sunnah wal Jama’ah.”

(Prof. Dr. H. Nur Ahid, M.Ag. guru besar IAIN Kediri)

“Deskripsi pemikiran keagamaan Kiai Hasyim berimplikasi teoritis terhadap konsep Sunnisme. Kiai Hasyim dapat diintrodusir sebagai Sunni partikular, yaitu paham Ahlussunnah wal Jama’ah yang telah berdialog dengan dinamika keagamaan di Indonesia, khususnya dialektika modernis-tradisionalis pada abad ke-20. Sehingga, tampak jelas kepiawaian Kiai Hasyim dalam merumuskan doktrin-doktrin Ahulussunah wal Jama’ah dari nash al-Qur’an dan hadits yang pada akhirnya memunculkan bentuk Sunni yang khas Indonesia.”

(Dr. H. Achmad Muhibbin Zuhri M.Ag., Dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel dan Ketua PCNU Kota Surabaya)

“Pembahasan dalam buku sangat simpel dan mudah dipahami. Karena itu buku ini layak menjadi bacaan umat untuk memperkaya khazanah pengetahuan. Buku ini sangat menarik, karena tidak hanya membahas biografi beliau, tetapi juga nasihat-nasihat beliau yang diambilkan dari kitab karangan Hadratussyaikh.

(KH. Fahmi Amrullah Hadziq, Pengasuh Pondok Puteri Tebuireng)

 

 

 

Identitas Buku

Judul Terjemah Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah & Biografi Singkat KH. M. Hasyim Asy’ari
Penulis Mukani
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan Agustus 2019
Tebal ix + 72 halaman
ISBN 978-623-90793-7-6
Harga Rp. 00,000,-

Ibu

Alhamdulillah, puji dan syukur hanya layak dipersembahkan pada Sang Maha Sempurna. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw.

Menjaga dan merawat apa yang telah didapatkan itu lebih sulit daripada bagaimana meraihnya atau ketika ingin mencapai sebuah prestasi itu. Upaya penjagaan tersebut perlu ditaburi dengan keikhlasan dan prinsip, apapun bentuk zaman dan keadaanya.

Maka, dua tujuan yang ingin didapatkan dari kumpulan tulisan ini adalah dengan sengaja Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember ingin mempertahankan dinamika literasi dalam dunia pendidikan pesantren. Sebagai bentuk khazanah keilmuan, santri dipaksa, dilatih dan hanya diberi kunci untuk bagaimana merawat ilmu pengetahuan.

Kumpulan tulisan yang mengandung tema tali kasih hubungan anak dengan orang tua ini, sengaja diambil dengan maksud ingin mendidik generasi muda agar terus merawat kebaikan-kebaikan hubungan anak dengan orang tua. Tanpa adanya ikatan baik dari setiap keluarga, tentu banyak kita temukan keburukan terjadi. Begitu pula sebaliknya.

Islam mengajarkan dan mendakwahkan bahwa kebaikannya diawali dari sebuah hubungan keluarga. Birrul walidain. Harapannya, rawatlah dengan banyaknya kebaikan, hindari segala hal kemungkinan buruk yang terjadi, di setiap zaman. Maknai bahwa jasa orang tua kita sungguh luar biasa.

Akhirul kalam, semoga buku ini bermanfaat akan tercapainya kedua harapan tersebut. Dua hal tujuan diatas, semoga menjadi amal sholeh bagi setiap yang menikmatinya.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Muhammad Imaduddin, M.H.I (Praktisi Pendidikan)

 

DAFTAR NAMA PENULIS

Ahda Makhzumi, Ika Putri, Isabella Izzu, Kamelia Qoriatin, Farah Maulana, Rosida Amelia, Firda Amelia, Mutiara Hikmah, Dhela Ervina, Septiana Putri, Pri Hartini, Miratus Sholehah, Bikriyatus Darus, Tree Madichatul, Siti Maghfirotul Hasanah, Siti Aisyah, Fatma Oktavia, Ainun Cahyaning, Nadiatur Rohma, Rifqi Nur Maulia, Anis Sintia, Riska Masilatul, Iftitah Nadia, Vina Rohmatika, Intan Muti’ah, Putri Amanda, Anik Vera, Hayyin Vivik Rika, Siti Nur Diwa Fatma

 

 

 

Identitas Buku

Judul Ibu
Penulis Santriwati MMAI 2018
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan Juni 2019
Tebal vi + 107 halaman
ISBN 978-623-90793-2-1
Harga Rp. 40,000,-

Ayah

Alhamdulillah, puji dan syukur hanya layak dipersembahkan pada Sang Maha Sempurna. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw.

Menjaga dan merawat apa yang telah didapatkan itu lebih sulit daripada bagaimana meraihnya atau ketika ingin mencapai sebuah prestasi itu. Upaya penjagaan tersebut perlu ditaburi dengan keikhlasan dan prinsip, apapun bentuk zaman dan keadaanya.

Maka, dua tujuan yang ingin didapatkan dari kumpulan tulisan ini adalah dengan sengaja Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember ingin mempertahankan dinamika literasi dalam dunia pendidikan pesantren. Sebagai bentuk khazanah keilmuan, santri dipaksa, dilatih dan hanya diberi kunci untuk bagaimana merawat ilmu pengetahuan.

Kumpulan tulisan yang mengandung tema tali kasih hubungan anak dengan orang tua ini, sengaja diambil dengan maksud ingin mendidik generasi muda agar terus merawat kebaikan-kebaikan hubungan anak dengan orang tua. Tanpa adanya ikatan baik dari setiap keluarga, tentu banyak kita temukan keburukan terjadi. Begitu pula sebaliknya.

Islam mengajarkan dan mendakwahkan bahwa kebaikannya diawali dari sebuah hubungan keluarga. Birrul walidain. Harapannya, rawatlah dengan banyaknya kebaikan, hindari segala hal kemungkinan buruk yang terjadi, di setiap zaman. Maknai bahwa jasa orang tua kita sungguh luar biasa.

Akhirul kalam, semoga buku ini bermanfaat akan tercapainya kedua harapan tersebut. Dua hal tujuan diatas, semoga menjadi amal sholeh bagi setiap yang menikmatinya.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

 

H. Muhammad Imaduddin, M.H.I

(Praktisi Pendidikan)


DAFTAR NAMA PENULIS

Maulida Dwi Kusuma Wati, Nabila Izza Lubaba, Zakiyatu Zahro, Hayyin Vivik Rika, Indah Kurnia Putri, Rezeki Mawarni, Anisah Dwi Rahmawati, Qori’ Muti’ah Lubis, Lutfi Retno Puji Rahayu, Naza Azkiyah Nabila, Firda Aulia Sita, Zahrotil Afivah, Ummu Azizah, Iffah Fahma Dia Maulida, Andita Dliaul Arifah, Roudhotul Jannah, Fifi Aleyda Widiyanto, Annisa Amalia Husna, Ramadita Farah Pramisti Hasan, Maulidatul Hasanah, Fitria Qoriatul Habibah, Roisatul Isnaini, Lailiyah Dwi Andini , Nazil Ghisomi Assabiela, Joita Risma, Sindi Cahyaning Pratiwi, Irra Fazira, Nur Komariatul Adha, Laila Fadila, Ismi Azizah, Nur Fadilah Muslim, Iga Fira Amalia

 

 

Identitas Buku

Judul Ayah
Penulis Santriwati MMAI 2018
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan Juni 2019
Tebal vii + 159 halaman
ISBN 978-623-90793-1-4
Harga Rp. 40,000,-

PPKn dalam Kerangka Pendidikan Nasional

Pendidikan Kewarganegaraan pada awalnya diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1790 dengan tujuan untuk meng-Amerika-kan bangsa Amerika dengan nama “Civics”. Henry Randall Waite yang pada saat itu merumuskan pengertian Civics dengan “The science of citizenship”, the relation of man, the individual, to man in organized collection, the individual in his relation to the state”. Pengertian tersebut menyatakan bahwa ilmu Kewarganegaraan membicarakan hubungan antara manusia dengan manusia dalam perkumpulan perkumpulan yang terorganisasi (organisasi social ekonomi, politik) dengan individu-individu dan dengan negara.

Sedangkan di Indonesia, istilah civics dan civics education telah muncul pada tahun 1957, dengan istilah Kewarganegaraan, Civics pada tahun 1961 dan pendidikan Kewargaan negara pada tahun 1968. (Bunyamin dan Sapriya dalam Civicus, 2005:320). Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan masuk dalam kurikulum sekolah pada tahun 1968, namun pada tahun 1975 nama pendidikan kewarganegaraan berubah menjadi Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Pada tahun 1994, PMP berubah kembali menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)..

Buku ini mengulas perkembangan PKn dalam konteks pendidikan nasional dan perubahan peradaban manusia. Melalui kompilasi penelitian dengan sebagian besar basis metode studi kasus dari para kontributor, buku ini berusaha memaparkan berbagai jenis perkembangan dan dinamika PKn di bidang politik dan keamanan, serta sosial dan budaya. Pada bagian awal buku akan mengulas tentang akar dari keilmuan PKn serta landasan teoritisnya, menuju pertengahan buku,akan memfokuskan pada kedudukan PKn dalam kurikulum nasional serta perubahanya yang bersentuhan secara langsung dengan dinamika politik, serta pada bagian akhir di buku ini, menjelaskan tentang pengembangan PKn dalam kondisi sosial budaya masyarakat baik sebagai pembentuk good citizenship maupun penerapannya dalam pembangunan karakter.

Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyusunan buku ini. Dengan disusunnya buku ini, kami berharap mampu memberikan udara yang segar bagi pembangunan Pendidikan karakter dan Kewarganegaraan yang baik  sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, kami tetap bercermin dari kurikulum Indonesia dari masa ke masa untuk memberikan inovasi yang secara konseptual maupun implementasi mampu mengarahkan PPKN sebagai nafas dari pembangunan mental bangsa.

Malang, Desember 2018

Penyusun

 

Identitas Buku

Judul PPKN dalam Kerangka Pendidikan Nasional
Penulis Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan Desember 2018
Tebal IV + 221 hlm
ISBN 978-602-5653-31-5
Harga Rp. 00,000,-

Sejarah Desa Kalirejo Kulonprogo DIY

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh

Salam sejahtera untuk kita semua,,,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karuniaNya sehingga penulisan buku Sejarah Kalirejo ini bisa terselesaikan dengan baik. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada:

  1. Yang terhormat Ketua BPD beserta anggotanya yang telah memberikan dorongan dan motivasi untuk terus berkarya.
  2. Perangkat Desa dan teman-teman lembaga yang sudah memberikan kelengkapan data sejarah Kalirejo.
  3. Bapak dan Ibu narasumber yang sudah memberikan informasi dalam pengungkapan sejarah Kalirejo.
  4. Yang saya banggakan, Warga Kalirejo tanpa terkecuali yang sudah turut mendukung suksesnya penulisan sejarah ini, serta,
  5. Tim Penulis yang sudah merelakan tenaga waktu, dan pikirannya untuk menyelesaikan buku sejarah Kalirejo ini.

Saya sebagai Kepala Desa mengucapkan terima kasih dan apresisasi setinggi-tingginya dengan terbitnya buku ini. Atas bantuan dan kerjasamanya semua pihak yang telah melancarkan proses demi terselesaikannya buku ini. Buku ini dikemas dalam isian sejarah dan budaya yang dilakukan masyarakat Kalirejo secara umum, Hal ini dilakukan untuk menghadapi peradaban baru. Dan sudah sepatutnya kita semua mengetahui sejarah serta budaya di desa yang kita cintai ini.

Kaitannya dengan sejarah tentunya kita harus menengok ke belakang, sehingga tahu apa dan bagaimana jejak para pejuang serta cikal bakal Desa Kalirejo. Yang semua sudah terjadi tentu bukan karena tiba-tiba, namun adanya makam, petilasan bahkan lingga yoni adalah ada pendahulunya.  Dan kaitannya dengan budaya yang ditinggalkan para leluhur, sebagai warga Kalirejo patut untuk melestarikannya.

Dengan demikian, harapan besar saya sebagai Kepala Desa Kalirejo dengan adanya buku ini akan tumbuh para generasi penerus Desa yang paham dan tahu akan sejarah dan mencintai budaya serta adat istiadat desa ini yang sangat agung. Apa yang sudah ada, perlu kita lestarikan bersama, guna menumbuhkan jiwa perjuangan dalam rangka membangun Desa Kalirejo secara bersama-sama. Dengan tetap menjaga budaya agar tidak luntur bahkan tergusur oleh perkembangan zaman, yang semakin maju, berkembang dengan pesatnya teknologi. Kita boleh mengikuti derasnya  arus zaman .Akan  tetapi kita harus tetap dalam karedor kebudayaan Desa Kalirejo. Wejangan para sesepuh terdahulu yaitu sebuah pesan singkat untuk anak cucunya “gocekan waton sik kenceng lan ojo nganti kintir nanging bisoo ngendang”. Pesan tersebut, jika kita merasakan akan memuat sebuah filsafat hidup untuk meniti kehidupan ini.

Demikian Kata sambutan saya untuk pembaca semuanya. Banyak kesalahan mohon maaf dan selamat membaca untuk direnungkan dan semoga dapat menjadi bekal pengetahuan untuk menatap masa depan yang lebih cerah lagi.

Terima kasih dan salam budaya . . . . . . . !!!!!!!!!

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Hormat Kami

 

Lana, S.Pd

(Kepala Desa Kalirejo)

 

 

Identitas Buku

Judul Kalirejo, Kulonprogo dan DIY
Penulis Dwi Lestari, Kemiyati Wirono
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan April, 2019
Tebal xxii + 172 halaman
ISBN 978-602-5653-45-2
Harga  Gratis (Buku Penelitian)

 

Semerbak Senyum Nabi

TESTIMONI

“Inilah buku yang membuat saya semakin bersemangat merangkul Nabi dan menghirup keharumannya setiap bersholawat kepadanya.”

-Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag.

(Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya dan Penulis Buku Best Seller, Terapi Sholat Bahagia)

“Buku Semerbak Senyum Nabi ini, selain membumikan pesan indah Islam, juga menghadirkan Islam, perspektif keteladanan Nabi dengan cara asyik dan menghibur, tetapi bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Cocok dibaca di waktu sibuk maupun luang, terutama oleh kaum milenial…”

-Aguk Irawan MN.

(Penulis Novel Best Seller Penakluk Badai dan Pengasuh Pesantren Kreatif Baitul Kilmah Yogyakarta)

“Membaca buku ini, seakan menikmati alam manusia dan alam kenabian, masa lalu dan masa kekinian. Semuanya dipadukan dengan Indah oleh penulisnya, Ustaz Achmad Ainul Yaqin, Lc., M.Ag alumnus Kairo, beserta dalil-dalilnya yang lengkap. Saya benar-benar merekomendasikan buku ini untuk dimiliki dan dibaca.”

-Habib Nabiel bin Fuad Al- Musawa

(Dai dan Tokoh Islam)

 

 

Identitas Buku

Judul Semerbak Senyum Nabi
Penulis Ainul Yaqin, Lc. M.Ag.
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan Pertama, Maret 2019
Tebal xii + 190 Hlm
ISBN 978-602-5653-43-8
Harga Rp. 00,000,-


 

Setetes Embun

Testimoni

***

Hadirnya buku setetes embun ini, bagi saya benar-benar menjadi penyejuk laksana oase di tengah sahara. Tidak hanya setiap pagi saya membaca ayat ayat Alquran, kata kata Mutiara ataupun beragam motivasi yang terkirim “istiqomah” di WhatsApp setiap pagi menjelang subuh, akan tetapi juga menemani kesibukan saya dalam menjalankan tugas sebagai Anggota DPRD Kota Malang. Tidak jarang, setetes embun ini menginspirasi saya dalam berbagai kesempatan dan keadaan, memberikan embrio ide-ide baru dalam menyelesaikan sebuah tugas ataupun pekerjaan. Sudah barang tentu juga menjadi suplemen untuk mencharge suasana dan cuaca batin yang fluktuatif, disaat cerah akan menjadi stimulan untuk menambah semangat kerja, dan menjadi imun penambah daya tahan tatkala cuaca batin sedang berawan.

Untuk itu saya sangat menyambut baik dirangkumnya “Setetes Embun” ini menjadi sebuah buku, sehingga lebih memudahkan untuk menikmati bukan hanya setetes embun lagi, akan tetapi sudah menjadi se-Kolam Embun yang setiap saat dapat di nikmati kapanpun, dimanapun dan oleh semua kalangan. Selamat membaca.!

-H. MOHAMMAD. ULA, SH

(Anggota DPRD Kota Malang)

***

الدين النصيحة قلنا: لمن يا رسول الله؟ قال: لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم

Rasulullah berkata bahwa agama adalah nasehat, dan nasehat terbaik ada pada setiap nilai pada agama ini. Alhamdulillah, sebuah kebahagiaan setiap al-Faqir mendapat tetesan embun nasehat dari Kakakanda hampir setiap malam melalui komunikasi virtual sosial media; beliau seringkali mencurahkan banyak ide-ide berlian yang berhubungan dengan penyederhanaan bahasa Al Qur’an yang sangat agung tanpa menghilangkan unsur-unsur intelektual namun tetap menggunakan bahasa yang pas بلسان قومه dizaman milenial ini. Zaman di mana nilai-nilai kehidupannya mulai jauh dari sumber mata air Agama. Semoga Allah SWT (bi barokatil) al-Qur’an menjadikan kita, keluarga kita dan seluruh muslimin memiliki hati yang bersandar dan terhiasi dengan keagungan al-Qur’an. Amien.

-Idhohul Mubham

Salam cinta untuk Kakanda dari

Rusaifah, Makkah al-Mukaroomah

2 Robiul Tsani 1440 H.

Muhibbin, Abuya Dr. As Sayyid Ahmad Bin Muhammad Bin Alawi al Maliki al hasany

***

Membaca buku setetes embun ini kita seperti mengingat yang sudah-sudah kita lewati atau bisa dibilang masalalu. Kata-kata setetes embun seperti hidup sehingga kita sebagai pembaca seperti merasakan hal itu atau dulu pernah merasakan hal seperti itu.  Inspirasi penulis setetes embun selalu ada saja disetiap hari,  semakin kebelakang kata-kata setetes embun makin memotivasi dan di lengkapi ayat-ayat al-quran beserta artinya membuat pembaca semakin tau arti ayat tersebut. Sudah sekian lama setetes embun berkata dan akhirnya kini terbukukan. Sebagai penikmat setetes embun mengucapkan selamat untuk penulis setetes embun Ustadz Hammam Farosdak dan sukses,  semoga buku setetes embun dapat menjadi amal jariyah beliau. Amiin.

-Amalia Shofa Mabruroh

(Mahasiswi UIN Maliki, Sekaligus admin @setetes_embun02)

***

Setiap pagi selalu dihadirkan pencerahan hidup, motivasi untuk selalu dekat dengan Tuhan, obat bagi yang sedang frustasi, penggugah jiwa, dan menjadi penyemangat di pagi hari. Inilah setetes embun yang setiap pagi hari saya baca di media elektronik (whattapps) grop Alumni Ma’had Tahfiz al-Qur’an Al-Amien Madura. Kalimat-kalimat motivasi dalam buku setetes embun ini selalu diiringi dengan ayat-ayat al-Qur’an yang sesuai dengan konteks motivasinya, sehingga menjadi penguat dalam berargumentasi. Buku ini sangat luar biasa karena penulisnya hafizul Qur’an (penjaga al-Qur’an), dimana setiap nafasnya selalu terucap kalam ilahi, setiap langkahnya berdasar ayat-ayat suci, setiap pekerjaannya tidak lepas dari petunjuk kitab suci.

Ada pelajaran penting dari sang penulis yang jarang dilakukan orang-orang saat ini, yakni sifat istiqamah (secara terus menerus). Keistiqamahan ini dilakukan sang penulis, kemudian dituangkan dalam bentuk karya yang ditulis disetiap pagi hari, lalu disebarkan melalui media elektronik. keistiqamahn ini memiliki arti dan nilai penting serta tauladan bagi kita di era kontemporer, bukankah ada pepatah mengatakan, al-istiqamatu khairun min alfi karamah (istiqamah/pekerjaan yang dilakukan secara terus menerus lebih baik dari seribu karamah). Nilai-nilai kebaikan yang ditulis dalam buku ini perlu bahkan wajib kita renungkan dan amalkan agar dalam menjalani kehidupan kita selalu optimis dan tidak gampang menyerah. Oleh karena itu, menjadi keharusan anda memiliki dan membaca buku ini. Selami tetesan embun disetiap kata dan kalimatnya. Selamat membaca.

Dr.  Ridhoul Wahidi. MA

(Pengasuh Ma’had Tahfidz Al Qur’an Daarul Huffaz, Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri)

 

Identitas Buku

Judul Judul Buku
Penulis Hammam Farozdak
Penerbit Belibis Pustaka
Cetakan Februari, 2019
Tebal viii + 175 Hlm
ISBN 978-602-5653-42-1
Harga Rp. 49,000,-