Puisi

Puisi Farah Velda #19

Puisi 91
Aku Rindu Puisi

Aku terdiam membisu di belantara kesunyian memeluk api
Iya memeluk api kehampaan yang menyala terang
Tidakkah engkau paham yang satu,
Bahwa ku hanya ingin bersamamu
Menyentuh asa dan memadamkan api yang membara ini
Tapi apa daya?
Hanya memeluk sepi di belantara bimbang penuh keraguan
Iya, aku merindukanmu puisiku
Jua Tuhanku.
Malang, 01 Agustus 2015

Puisi 92
Bayangan Semu

Bayangan semu
Hanya kelabu
Menjadi biru
Terpeluk Jauh
Bayangan semu
Berubah abu
Di langit biru
Terbang jauh
Bayangan semu
Itulah aku
Menjadi rapuh
Tanpa dirimu
Duhai Tuhanku
Malang, 5 Agustus 2015

Puisi 93
Kepada…

Saat tetesan air mata berbuah kerinduan datang
Itulah hidup
Saat bayangan asa tertutupi badai
Itulah jua hidup
Saat senyuman semu yang hadir terjebak kesedihan
Itu hidup
Saat sinar mentari itu terenggut kelabu
Itu hidup pula
Duhai pemilik kalbu,
Sampaikan padanya aku berterima kasih
Atas segalanya melalui dirimu
Malang, 8 Agustus 2015

Puisi 94
Di Senja

Bertemu lagi dengan senja
Di pertengahan sore yang berwarna
Namun, mengapa ia kembali?
Iya, guratan kelabu langit
Mengaburkan jingga di sela oranye
Duhai senja,
Tetaplah tersenyum padaku
Meski sinarmu terenggut kalbu itu
Malang, 12 Agustus 2015

Puisi 95
Cold

Such a cold stare for a stranger
Which stabed til the root of heart
Which was warmer became colder
Which were pleasant to be abominate

Such a cold pain were from stranger
That echos in head brain
That never once escape from suffer
That already rotten coz of vain words killed the pure soul.

How can a body embraces thousand of nails
While eyes only take beautiful memories
While hands only touch soft things
While feet only bear slow walk into strong world

But death has eat inch of meat body.
Malang, 31 Mei 2018

Oleh: Farah Velda D.Z.

Farah Velda

About Farah Velda

Bukan sesiapa, hanya penulis tak sempurna yang jarang mengais kata, penyair kesepian tak diundang tanpa upah. Salam sastra☺🙏 IG:@farahvelda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *